Rumah Cerdas Dr Rizal Ramli didirikan di Jalan Sunda No 91, Bandung, Jawa Barat (Minggu, 24/2). Pengelola Rumah Cerdas adalah Darwin Jamal.
Di sela peresmian Darwin Jamal menyatakan ada benang merah antara perjuangan para pendiri bangsa seperti Soekarno, Hatta, dan Sjahrir dengan Rumah Cerdas. Para pahlawan itu menjadi orang hebat karena mereka membaca, membaca, dan membaca.
"Apa yang dilakukan bung Rizal Ramli dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sudah dimulai sejak kami masih sama-sama mahasiswa. Saat itu ada 8 juta anak-anak tidak sekolah. Kami mendesak pemerintah agar memberi mereka perhatian dengan sungguh-sungguh. Seperti juga Sjahrir, bung Rizal dan teman-teman di ITB pada 1978 bertekad pendidikan bagi anak-anak harus jalan terus. Itulah sebabnya kami melakukan perlawanan terhadap Soeharto yang kemudian harus ditebus dengan mendekam di penjara," papar Darwin yang bersama teman-temannya di Gerakan Mahasiswa Angkatan 77-78 bergotong-royong membangun Rumah Cerdas.
Pendirian Rumah Cerdas ini disambut bahagia masyarakat. Perwakilan dari Forum Orang Tua Siswa (Fortusis), Dwi Soebawanto menyatakan sangat gembira karena hal ini sejalan dengan program Fortusis.
"Yang kami kagum dari bung Rizal Ramli adalah benar-benar konsisten dengan perjuangannya sejak masih mahasiswa. bung Rizal juga punya jiwa kepemimpinan dan berani berhadapan dengan kekuatan-kekuatan lama," kata Dwi.
"Itulah sebabnya kami tidak akan mundur mendukung Rizal Ramli menjadi presiden. Ini harga mati. Rumah Cerdas ini menjadi bagian dari dukungan kami kepadanya. Di sini anak-anak muda bisa datang belajar untuk bersama-sama mengambil peran dalam perubahan menuju Indonesia yang lebih baik," sambung Dwi.
[dem]