Berita

Yulia Tymoshenko/net

Dunia

Pembebasan Mantan PM Ukraina Disambut Ribuan Demonstran

MINGGU, 23 FEBRUARI 2014 | 15:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pembebasan mantan Perdana Menteri Ukraina Yulia Tymoshenko disambut ribuan massa oposisi yang berkumpul di pusat Kota Kiev.

Tubuh Tymoshenko mengalami cedera punggung dan ia pun terpaksa berpidato di depan massa sambil duduk diatas kursi roda. Penampilan Tymoshenko ini menjadi akhir dramatik dari rangkaian krisis politik di Ukraina setelah massa oposisi berhasil mengusir Presiden Viktor Yanukovych dari jabatannya.

Dalam kesempatan itu, Tymoshenko mengajak massa pendukungnya untuk meneruskan tekanan politik setelah pemerintah Yanukovych gagal berlanjut. "Anda semua adalah pahlawan", teriaknya sambil menangis, sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 23/2).


Tymoshenko dijebloskan ke penjara pada tahun tahun 2011 dan dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Ia dibebaskan berdasarkan hasil pemungutan suara di parlemen pada Jumat (21/2).

Sementara itu, parlemen Ukraina pada Sabtu (22/2) telah melakukan pemungutan suara untuk melengserkan President Yanukovych. Di rapat itu juga diputuskan menggelar pemilu pada 25 Mei.

Menanggapi pelengserannya, President Yanukovych mengatakan bahwa itu adalah bentuk kudeta yang akan ia lawan. Sebelumnya, presiden yang didukung Rusia ini dikabarkan telah mencoba kabur dari Kiev, namun pesawat yang ditumpangi tak diizinkan meninggalkan bandar udara. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya