Berita

anis matta/net

Politik

Di PKS Tidak Ada yang Ujug-ujug Jadi Capres

MINGGU, 23 FEBRUARI 2014 | 09:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) selalu mengamati dan mengikuti konstelasi politik Tanah Air. Termasuk komentar banyak pihak terkait pemilihan raya (Pemira) yang digelar PKS. Pemira ini memunculkan tiga bakal calon presiden PKS, Hidyat Nur Wahid, Anis Matta dan Ahmad Heryawan.

"PKS sudah umumkan capres PKS hasil Pemira. Ada yang bilang ikut-ikutan, atau pengalihan isu, juga komentar-komentar lain. Kami dengarkan..," ujar Presiden PKS Anis Matta lewat akun twitternya, @anismatta, Minggu (23/2).

Menurut Anis, PKS sebagai partai kader, proses kaderisasi adalah inti gerak roda kepartaian. Partai menyediakan kader kepada masyarakat. Untuk itulah PKS menggelar Pemira, mengusung tiga kader bakal capres, dan tidak mengusung langsung presiden partai.


Masih kata Anis, salah satu ukuran keberhasilan kaderisasi adalah, sejauh mana kader PKS diterima dan dianggap mampu mengemban amanah publik.

"Karena itu di PKS tidak ada orang yang ujug-ujug jadi capres. Harus ada prosesnya. Kaderisasi berjenjang dan tidak gampang," ungkapnya.

Anis menambahkan, jabatan publik adalah amanah, karena itu harus diisi oleh orang yang tepat. "PKS memastikan kader yang akan mengisi adalah orang yang tepat," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya