Berita

Raja Muhammad VI

Dunia

Perancis Puji Peran Penting Raja Muhammad VI di Mali

SABTU, 22 FEBRUARI 2014 | 20:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perancis memuji peran penting Pemimpin Maroko Raja Muhammad VI yang sangat positif dan konstruktif untuk mendukung Mali.

Dalam konferensi persnya, jurubicara Kementerian Luar Negeri Prancis, Romain Nadal, menegaskan bahwa proses rekonsiliasi dan rekonstruksi nasional sangat penting untuk memulihkan stabilitas di Mali.

"Ini adalah proses yang sangat penting agar stabilitas Mali bisa pulih. (Presiden) Goodwill dan semua pihak telah menyambutnya. Kami memuji peran Raja Maroko untuk memfasilitasi rekonsiliasi nasional Mali dan rekonstruksi. Ini adalah peran yang sangat positif, konstruktif dan penting," Nadal menambahkan, seperti dilansir
Morocco World News (Sabtu, 22/2).

Morocco World News (Sabtu, 22/2).

Raja Muhammad VI, pada Selasa (18/2), melakukan kunjungan ke Mali untuk mempertegas peranan dan bantuan Kerajaan Maroko untuk menghentikan krisis di negara itu.

Kerajaan Maroko memang memiliki citra paling baik dimata Prancis ketimbang negara-negara maghribi lainya, seperti Aljazair dan Tunisia.

Kedua negara ini juga diketahui memiliki hubungan yang cukup erat. Seperti bisa dilihat ketika Prancis melibatkan diri dalam konflik di Mali untuk mengejar kelompok teroris pada bulan Januari 2013, Maroko memberikan bantuan kepada pasukan militer Prancis.

Maroko juga memberikan bantuan untuk orang Mali yang mengungsi ke sejumlah negara tetangga, seperti Bukrina Faso, Niger dan Mauritania. Maroko juga membangun rumah sakit lapangan di Bamako.

September tahun lalu, setelah pemilihan umum di Mali, Raja Muhamamd VI berkunjung ke Bamako untuk menghadiri pelantikan Raja Ibrahim Boubacar Keita. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya