Berita

Politik

Pengamat: Jokowi Diangkat Media Melulu, Prabowo Tidak Membosankan

SABTU, 22 FEBRUARI 2014 | 17:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Masyarakat Sumatera Selatan diprediksi lebih menyukai skenario Prabowo Subianto-Hatta Rajasa jika dibandingkan duet Megawati-Jokowi. Tak hanya karena Hatta adalah putra daerah Sumsel, tapi sosok Prabowo dinilai lebih pas di mata masyarakat Sumsel.

Hal ini diungkapkan pengamat politik dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Raniasa Putra, kepada Rakyat Merdeka Online Sumsel, Sabtu (22/2).

"Dasar saya bicara begini, yang pertama, hasil survei menunjukkan Prabowo ada di atas Jokowi saat ini. Kedua, sosok Prabowo lebih pas dengan karakter masyarakat Sumsel," ucapnya.


"Prabowo tegas tapi tetap populis, dan yang terakhir Prabowo tidak membosankan karena tidak melulu di angkat media," kata Raniasa.

Ibarat seorang gadis, Raniasa mengibaratkan Jokowi cantik. Sedangkan kalau Prabowo berparas manis.

"Jokowi memang disukai termasuk di Sumsel, tapi orang Palembang akan bosan dengan karisma Jokowi yang terus diumbar media. Berbeda dengan Prabowo yang tak kalah disukai namun tetap mengundang ketertarikan orang untuk lebih mengenalnya," ucapnya.

"Jokowi itu cantik tapi membosankan, Prabowo manis sehingga kesukaan masyarakat padanya lebih lama," imbuhnya

Ia mengingatkan hasil survei lembaga riset Vox Populi Survey yang menunjukkan
elektabilitas Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengalahkan elektabilitas Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dan Gubernur DKI, Jakarta Joko Widodo, yakni mencapai 33,1 persen.

Dalam riset yang menggunakan hampir 4.000 responden secara nasional itu, elektabilitas Megawati mencapai 15,4 persen, sementara Jokowi mendapatkan 10,1 persen.

"Saya tidak bisa memprediksi apakah akurat survei ini di tingkat nasional. Tapi kalau di Sumsel, saya rasa Prabowo akan mengalahkan Jokowi terlebih bila  Prabowo digandengkan dengan Hatta," ujarnya. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya