Berita

budiman sudjatmiko/net

Politik

Budiman Sudjatmiko Pernah Jadi Mitos

SABTU, 22 FEBRUARI 2014 | 13:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Di era ini, cerita sukses politisi saja tidak cukup untuk menggalang dukungan. Cerita itu harus dipilih-pilih lagi menjadi citra. Pada titik tertentu, citra itu akan diseleksi lagi hingga jadi mitos.

"Ini alami bukan saja di politik, tapi juga dunia kompetisi ekonomi," kata politisi muda PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko, dalam diskusi "Berperang Citra di Social Media" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/2). .

Budiman akui menjadi mitos itu pernah dialami sendiri oleh dirinya pada era sebelum Orde Baru tumbang, tepatnya tahun 1996. Saat itu, ketika publik membicarakan aktivis anti-Soeharto maka publik akan menyebut atau mengingat nama Budiman Sudjatmiko.


"Anti-Soeharto ya Budiman, padahal saya tahu banyak juga yang lain. Tapi mitos itu akan kembali jadi pendangkalan ketika sudah tidak relevan lagi. Misalnya, apa artinya aktivis anti-Soeharto di zaman sekarang ini?" ungkap ketua pertama Partai Rakyat Demokratik ini .

Dia katakan juga bahwa ada politisi yang citranya di masa lalu buruk, tetapi dia bisa membangkitkan citra positif dirinya di masa sekarang. Begitu juga kebalikannya.

"Pada akhirnya yang memverifikasi adalah rakyat. Pertanyaannya adalah, apakah masyarakat sekarang sudah punya kemampuan untuk memverifikasi?" ungkapnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya