Berita

Nusantara

DPR: Kejati Babel Jangan Bandel!

JUMAT, 21 FEBRUARI 2014 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) harus berhenti mendalami tuduhan penyelewengan pengelolaan dana hibah Kabupaten Bangka Selatan tahun 2010 untuk membiayai Pekan Olah Raga Provinsi.

"Kalau BPK sudah menyatakan tidak ada kerugian sebaiknya dihentikan," kata anggota DPR RI, Achsanul Qosasi, kepada wartawan (Jumat, 22/2).
 
Dia ingatkan Kejati Babel tidak mencari-cari kesalahan dalam melakukan tugasnya menyelidik dan atau menyidik kasus. Sama seperti Kepolisian dan KPK, Kejaksaan juga bekerja menyidik perkara korupsi yang dipersangkakan jika ada kerugian negara berdasarkan hasil audit BPK.
 

 
"Hukum jangan untuk mencari-cari kesalahan seseorang. dan hukum jangan pula dijadikan sebagai target untuk 'membunuh' karakter seseorang," imbuhnya.

Politisi Partai Demokrat ini menjelaskan, di berbagai daerah sering terjadi aparat penegak hukum menakut-nakuti pejabat setempat. Jangan sampai menurut dia, modus tersebut terjadi di Babel.
 
Ia menegaskan, jika Aspidsus Kejati Babel masih meneruskan kasus yang dituduhkannya dalam kaitan dana hiban PON itu, padahal BPK RI sudah menyatakan tidak ditemukan kerugian uang negara maka Aspidsus tentu melanggar UU BPK No 15 tahun 2006.
 
"Tapi kalau sudah jelas ada audit BPK yang menyatakan tidak ditemukan kerugian negara, Kejati jangan bandel dan terus mencari kesalahan," pungkasnya. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya