Berita

Pramono Edhie Anggap Lawan Dalam Debat Bernegara Berat

JUMAT, 21 FEBRUARI 2014 | 20:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bagi Pramono Edhie Wibowo Debat Bernegara Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat merupakan sebuah kompetisi yang berat. Selain dirinya, debat diikuti peserta konvensi yang berlatar belakang menteri, pejabat tinggi negara, mantan Panglima TNI, akademisi dan tokoh nasional lainnya.

"Sungguh tidak mudah beradu visi dan misi dengan mereka," jelas Edhie di Balikpapan, Kalimantan Timur (Jumat, 21/2).

Edhie berada di Balikpapan untuk mengikuti debat lanjutan Konvensi Capres Demokrat yang akan digelar di Hotel Novotel Balikpapan besok. Mantan KSAD mendarat di Balikpapan pagi tadi ditemani Ruhut Sitompul.


Meski berat, Edhie menyatakan kesiapanya mengikuti seluruh sesi debat.

"Saya siap lahir dan batin. Saya terus memperkaya dan melengkapi pengetahuan saya dengan bersilaturahmi, khususnya dengan warga setempat," tambah Edhie.

Debat Bernegara Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat yang ke 6 ini rencananya akan membahas masalah hukum dan ekonomi.

"Saya akan terus usung supermasi hukum, Hukum harus tetap menjadi Panglima tertinggi. Tanpa ketegasan dan kepastian hukum, pembangunan ekonomi kerakyatan yang berkualitas tidak juga akan berlangsung baik. Mari bersama kita ikuti jalannya Debat Bernegara ini dan bantu Partai Demokrat menentukan calon Presidenya," tutup Edhie.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya