Berita

sby dan ani/net

Hari Ketiga Kunjungan di Sulsel, Presiden Kembali Terima Gelar Adat

JUMAT, 21 FEBRUARI 2014 | 06:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pagi ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Ani Yudhoyono akan berkunjung ke Kota Palopo, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Wajo. Jumat (21/2) ini merupakan hari ketiga Presiden dan Ibu Negara berada di Provinsi Sulawesi Selatan.

Presiden dijadwalkan meninggalkan Tana Toraja Utara pukul 08.00 Wita atau 07.00 WIB. Namun warga dan anak-anak sekolah sudah terlihat di depan hotel tempat Presiden menginap sejak satu jam lalu. Mereka mengibar-kibarkan bendera merah-putih kecil sambil meneriakkan nama SBY dan Ibu Ani.

Di Palopo nanti, SBY akan melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Luwu-Palopo. Kemudian menuju Istana Datu Luwu untuk menerima gelar adat Anakaji, dan Ibu Ani mendapatkan gelar Wara-wara'e.


Palopo sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Luwu. Menjadi kota administratif pada tahun 2002, sebelum kemudian berstatus sebagai kota pada 2005. Kota Palopo dulunya bernama Ware yang dikenal dalam Epik La Galigo.

Setelah melaksanakan prosesi upacara penganugerahan gelar, SBY dan Ibu Ani akan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Wajo, dengan terlebih dahulu singgah di Kabupaten Luwu. Di Wajo, berjarak 120 kilometer dari Luwu, SBY dan Ibu Ani akan bermalam.

Kemarin sore, Presiden SBY juga sudah mendapat gelar adat kehormatan Toraja, dengan Gelar Turiang na Gasing Langi’, Bangkulla’ to Palullungan, Santung to Lindo na Bulan. Gelar itu merupakan gelar tertinggi dalam masyarakat adat Toraja.

Seperti diberitakan situs resmi presidenri.go.id, safari Sulsel sendiri diawali dari Kabupaten Pangkep, Parepare, Enrekang, Tana Toraja, dan sekarang di Tana Toraja Utara. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya