Berita

raja muhammad VI

Perjalanan Raja Muhammad VI Buktikan Peran Kunci Maroko di Afrika

JUMAT, 21 FEBRUARI 2014 | 00:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Hari Selasa kemarin (18/2) Raja Muhammad VI kembali memulai tur Afrika. Dalam tur Afrika kali in ia akan mengunjungi Mali, Guinea Conakry, Pantai Gading dan Gabon.

Ini adalah tur Afrika kedua yang dilakukan Raja Muhammad VI dalam waktu kurang dari satu tahun terakhir. Tur Afrika ini bertujuan untuk menyampaikan komitmen Maroko kepada Afrika khususnya komitmen menjalin dan memperkuat hubungan dengan keempat negara itu. Juga disebutkan bahwa ini adalah bagian dari upaya mempromosikan arti penting hubungan Selatan-Selatan.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, kunjungan ini memperlihatkan peranan Maroko sebagai pemain kunci di benua itu, baik dalam bidang politik dan geopolitik, juga dalam sektor ekonomi, sosial dan budaya.


Determinasi ini bukan hal baru bagi Maroko. Di tahun 2000 misalnya, Maroko menghapuskan utang negara-negara miskin Afrika, serta membebaskan produk negara-negara itu yang dijual di Maroko dari beban pajak.

Maroko pun dikenal tidak kenal lelah dalam upaya memperkuat dan mendiversifikasi hubungan ekonominya dengan negara-negara Afrika dan mendorong investasi di sejumlah sektor seperti perbankan, telekomunikasi, perumahan, asuransi dan pertambangan.

Beberapa perusahaan ternama Maroko, seperti Maroc Telecom, National Water and Electricity Office (ONEE), Attijariwafa Bank, la Banque Marocaine du Commerce Exterieur (BMCE), Addoha and Alliance Housing Groups, or Saham Group yang menguasai perusahaan asuransi terbesar Maroko, juga CNIA Saada, beroperasi di lebih dari 20 negara sub-Sahara.

Seperti kunjungan sebelumnya, kunjungan kali ini punakan dibarengi penandatanganan sejumlah kesepakatan yang mencerminkan komitmen Raja Muhammad VI dan Maroko memperkuat pondasi partnership dengan negara-negara Afrika.

Khusus untuk Mali, kunjungan ini ini juga mempertegas peranan dan bantuan Kerajaan Maroko untuk menghentikan krisis di negara itu.

Ketika Prancis melibatkan diri dalam konflik di Mali untuk mengejar kelompok teroris pada bulan Januari 2013, Maroko memberikan bantuan kepada pasukan militer Prancis. Maroko juga memberikan bantuan untuk orang Mali yang mengungsi ke sejumlah negara tetangga, seperti Bukrina Faso, Niger dan Mauritania. Maroko juga membangun rumah sakit lapangan di Bamako.

September tahun lalu, setelah pemilihan umum di Mali, Raja Muhamamd VI berkunjung ke Bamako untuk menghadiri pelantikan Raja Ibrahim Boubacar Keita. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya