Berita

Dunia

Reuni Korut-Korsel Digelar di Gunung Kumgang

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014 | 21:23 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 82 warga Korea Selatan yang telah berusia lanjut didampingi 58 anggota keluarganya bertolak ke kawasan wisata Gunung Kumgang di pantai timur Korea Utara, hari ini (Kamis, 20/2).

Mereka datang menggunakan bus khusus untuk melewati perbatasan kedua negara yang dijaga ketat. Kedatangan mereka adalah untuk bertemu dengan anggota keluarga yang terpisah lebih dari enam dekade lalu.

Pertemuan keluarga yang terpisah atau biasa disebut reuni keluarga itu merupakan program kerjasama yang dijalin oleh Korea Utara dan Korea Selatan untuk mempertemukan kembali warga kedua negara yang memiliki ikatan keluarga.


Perang Korea yang terjadi tahun 1950-1953 membuat warga kedua negara angkat senjata dan saling melintasi perbatasan. Mereka terpaksa meninggalkan atau terpisah dengan keluarganya selama perang terjadi. Namun perang tersebut berakhir dengan perjanjian gencatan senjata dan bukan perjanjian damai. Sehingga, secara resmi, perang tersebut belum usai hingga saat ini. Hal itu lah yang menyebabkan ketegangan politik antara kedua negara kerap muncul.

Akibat ketegangan politik itulah, jutaan warga Korea yang terpisah dari keluarganya itu tidak memiliki akses untuk kembali ke keluarganya. Karena, antar-warga sipil kedua negara tidak memiliki cara untuk menjalin komunikasi langsung. Selain itu, kedua negara dibatasi oleh perbatasan yang dijaga ketat, sehingga sulit bagi warga sipil untuk melintas.

Oleh karena itu, untuk mempertemukan kembali dibentuklah program bersama berupa reuni keluarga sejak tahun 2000. Tepatnya setelah digelar Korean Summit antara Presiden Korea Selatan, Kim Dae-jung dan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il. Sejak saat itu, reuni keluarga telah dilaksanakan beberapa kali dan telah mempertemukan kembali lebih dari 21.700 anggota keluarga.

Reuni keluarga merupakan isu kemanusiaan yang emosional dan sering ditekankan dalam hubungan kedua negara, karena sebagian besar anggota keluarga yang terpisah saat ini telah berusia di atas 70 atau 80 tahunan dan berharap bisa bertemu dengan keluarganya yang terpisah sebelum mereka meninggal.

Reuni keluarga tahun ini adalah yang pertama kali digelar sejak terhenti tahun 2010 lalu akibat meningkatnya ketegangan politik kedua negara. Reuni digelar hari ini hingga Sabtu mendatang (22/2) memperte

Salah satu keluarga yang dipertemukan adalah Kang Neung-hwan, pria berusia 93 tahun yang dipertemukan dengan anak laki-lakinya yang tinggal di Korea Utara. Ketika Perang Korea terjadi, Kang yang tinggal di Korea Utara pergi ke Korea Selatan tanpa mengetahui bahwa istrinya saat itu tengah hamil.

Reuni keluarga tersebut digelar beberapa hari sebelum Korea Selatan menggelar latihan militer tahunan rutin bersama dengan Amerika Serikat. Korea Utara telah meminta Korea Selatan menunda latihan militer hingga reuni keluarga selesai dilakukan. Demikian seperti dilansir media Korea Selatan, Yonhap.[dem]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya