Berita

Leopoldo Lopez/net

Dunia

Maduro: Gerakan Lopez Didanai CIA

KAMIS, 20 FEBRUARI 2014 | 17:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tokoh oposisi Venezuela, Leopoldo Lopez, akan ditahan di penjara militer setelah sidang perdananya selesai digelar pada Kamis pagi (20/2).

Hal tersebut disampaikan oleh istri Lopez, Lilian Tintori, seperti dilansir oleh CNN beberapa saat lalu. Penahanan Lopez tersebut dilakukan karena ia diduga menggerakkan aksi kekerasan, terorisme, dan pembunuhan yang terjadi di tengah gelombang protes anti-pemerintah di Venezuela.

Presiden Nicolas Maduro memberikan pernyataan pada Rabu malam (19/2). Dia katakan, Lopez dan tokoh oposisi lainnya berupaya melengserkan pemerintahannya dengan kudeta perlahan lewat gelombang protes dan kekerasan. Gelombang protes dan kekerasan yang terjadi beberapa pekan terakhir mengakibatkan setidaknya lima orang tewas.


Tiga orang tewas dalam demonstrasi berujung kerusuhan yang terjadi pada 12 Februari, satu orang tewas dalam bentrokan pekan lalu akibat tertabrak mobil, dan satu korban terakhir tewas setelah tertembak di kepala pada bentrokan Rabu malam di Valencia. Korban terakhir yang tewas tersebut adalah seorang mahasiswa yang juga merupakan mantan ratu kecantikan Miss Tourism Venezuela, Genesis Carmona.

Presiden Maduro, seperti dikabarkan BBC, menuduh Lopez mendapat dana operasional dari Badan Intelejen Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) untuk menumbangkan pemerintahannya. Kisruh politik negeri kaya minyak tersebut juga diduga melibatkan para diplomat AS di Venezuela.

Menteri Luar Negeri Venezuela, Elias Jaua Milano, yang menyebutkan, para diplomat AS telah melakukan intervensi dengan mendukung upaya menciptakan kerusuhan dan kekerasan demi memicu destabilisasi di Venezuela. Hal itulah yang menyebabkan Maduro mengusir tiga diplomat Amerika Serikat awal pekan ini. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya