Berita

eddy yusuf/net

Hukum

Pengacara Eddy Yusuf Upayakan Penangguhan Penahanan

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 13:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Hendri Dunant selaku pengacara dari Wakil Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2013, Eddy Yusuf, mengaku kecewa dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan.

Kejati Sumsel menahan Eddy Yusuf bersama Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Yulius Nawawi, sebagai tersangka dugaan korupsi dana bantuan sosial organisasi kemasyarakatan (bansos) OKU tahun 2008.

Menurut Hendri, selama proses pemeriksaan hingga penetapan kliennya tersebut menjadi tersangka oleh pihak kepolisian, mantan Wagub Sumsel itu selalu kooperatif dan memberikan keterangan jelas.


Setelah dilimpahkan dari Polda Sumsel ke Kejati Sumsel, mantan Wagub Eddy Yusuf dan Bupati OKU Yulius Nawawi secara resmi ditahan dan dibawa ke Rutan Pakjo pada pukul 11.30 WIB tadi.

"Ya, kami kecewa karena selama proses pemeriksaan klien kami sangat kooperatif," kata Hendri saat berada di Kejati Sumsel, Palembang, Rabu (19/2), dikutip dari Rakyat Merdeka Online Sumsel.

Dia mengatakan, dalam proses selanjutnya pihaknya akan melakukan upaya penangguhan penahanan terhadap tersangka (Eddy Yusuf).

"Berkas penahanannya belum kami terima dan nanti kami pelajari dulu untuk
melakukan upaya penangguhan," ujarnya. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya