Berita

eddy yusuf/rmol sumsel

Bisnis

Eddy Yusuf-Yulius Nawawi Resmi Ditahan Kejati Sumsel

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 12:55 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dua tersangka dugaan korupsi dana bantuan sosial organisasi kemasyarakatan (bansos) OKU tahun 2008 dengan kerugian negara sekitar Rp 3 miliar lebih, Wakil Gubernur Sumatera Selatan periode 2008-2013, Eddy Yusuf, dan Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu, Yulius Nawawi, akhirnya dilimpahkan oleh penyidik Tipikor Polda Sumesl ke Kejaksaan Tinggi Sumsel.

Hari ini juga mereka langsung ditahan oleh Kejati Sumsel. Penahanan Eddy Yusuf dan Yulius Nawawi bertujuan memudahkan proses hukum keduanya.

Asisten Intelijen Kejati Sumsel, Abil Wahyu Wijaya, mengatakan, hari ini tersangka ditahan di Rutan Pakjo untuk mempermudah eksekusi.


"Penahanan hari ini dilakukan agar proses hukum kedua tersangka di persidangan mudah dieksekusi. Karenanya, hari ini langsung ditahan di Rutan Pakjo," ujarnya, Rabu (19/2), dikutp dari Rakyat Merdeka Online Sumsel.

Setelah dilimpahkan dari Polda Sumsel ke Kejati Sumsel, mantan Wagub Eddy Yusuf dan Bupati OKU Yulius Nawawi secara resmi ditahan dan dibawa ke Rutan Pakjo pada pukul 11.30 WIB.

Kedua pejabat ini langsung dibawa dengan mobil tahanan ke Rutan Pakjo didampingi pengacaranya masing-masing yakni Hendri Dunant selaku pengacara Eddy Yusuf dan Husni Chandar selaku pengacara Yulius.

Saat keluar dari ruangan Pidsus untuk konfirmasi penyerahan barang bukti berupa Toyota Innova BG 1430 NP dan berkas perkara, keduanya tidak memberikan komentar apapun. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya