Berita

Ng Eng Hen

Resmi, Singapura Larang Usman-Harun Berlabuh

RABU, 19 FEBRUARI 2014 | 09:22 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pemerintah Singapura secara resmi mengumumkan tidak akan mengizinkan kapal perang KRI Usman-Harun berlayar di perairannya atau apalagi berlabuh di pelabuhan negeri singa itu.

Pemerintah Singapura juga menyatakan tidak mau ikut dalam latihan militer gabungan dengan pihak Indonesia apabila KRI itu dilibatkan.

Sikap pemerintah Singapura ini disampaikan Menteri Pertahanan Ng Eng Hen ketika berbicara di depan Parlemen, kemarin (Selasa, 18/2).


Pemerintah Singapura menganggap Sersan Usman dan Kopral Harun adalah teroris yang bertanggung jawab dalam pengeboman MacDonald House di Jalan Orchard tahun 1965. Keduanya dihukum gantung pada 1968.

Menurut Ng, keputusan Indonesia menggunakan Usman dan Harun sebagai nama kapal perang sungguh mengagetkan dan membuka luka lama.

"Kapal yang diberi nama Usman-Harun itu membuka kembali sakit dan kepedihan akibat pengeboman MacDonald House yang sudah lama kita kubur," katanya.

"Singapura tidak akan membiarkan kapal militer bernama Usman-Harun itu berlabuh di pelabuhan dan pelabuhan militer kita. Tidak mungkin Angkatan Perang Singapura sebagai pelindung bangsa berlayar bersama atau berlatih -perang bersama kapal itu," katanya lagi seperti dikutip dari Channel News Asia. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya