Berita

gita wirjawan/net

Politik

Eks Menteri Perdagangan Kampanye Pencapresan di Depan Petani Bali

SELASA, 18 FEBRUARI 2014 | 11:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kaum tani punya kekuatan massa yang begitu besar. Kekuatan massa yang besar itu selalu jadi target untuk mendukung kepentingan politik penguasa, tidak terkecuali bagi tokoh yang ingin bertanding di Pilpres 2014.

Maka tidak heran jika para tokoh yang berambisi menjadi presiden melakukan pendekatan intensif ke kalangan tani. Salah satunya, kandidat calon Presiden dari Konvensi Partai Demokrat, Gita Wirjawan.

Saat melakukan pertemuan dengan Petani Organik Bali di Yayasan Trikaya Gianyar, Bali (Selasa, 18/2), mantan Menteri Perdagangan itu menyatakan, pemerintahan mendatang harus berani mengatasi dan memberi solusi atas empat masalah utama yang dihadapi petani di Indonesia, termasuk satu juta kaum tani di Bali.


"Masalah ketersediaan air, hama, pasar, dan kredit, merupakan empat masalah utama yang dihadapi petani, selain benih serta pupuk," terang Gita yang malam nanti akan tampil pada debat ke-5 Konvensi Capres Demokrat.

Terkait masalah kredit, Gita berulang mengingatkan pemerintah harus berani memberi fasilitas mudah, kalau perlu kredit tanpa agunan. Instrumen perbankan juga tidak boleh kaku berpihak kepada petani.

Tidak ada "kampanye" tanpa janji. Gita pada kesempatan itu juga mengklaim berkomitmen memajukan petani karena merasakan petani masih terpinggirkan. Gita juga menyinggung soal reformasi agraria sebagai sebuah keharusan agar petani berdaulat dan sejahtera.

Sementara itu, Koordinator Media Center Gita Wirjawan, Michael Umbas, pada kesempatan yang sama menegaskan komitmen Gita terhadap petani sebagai upaya membangkitkan kembali kejayaan Indonesia sebagai negara agraris. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya