. Selama ini, di banyak daerah, banyak masyarakat yang apatis kepada partai politik. Namun ternyata hal ini ternyata tidak terbukti di Banyumas.
Buktinya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melantik 460 kader komunitas juang, yang terdiri dari ratusan anak muda potensial. Kader-kader ini digembleng melalui sejumlah pelatihan dan pendidikan sebelum ditetapkan menjadi kader PDIP.
"Ini hasil rekruitmen yang pertama dilantik ketua umum. Selama ini kaderisasi di internal saja. Maka PDIP mulai melakukan rekruitmen umum. Ini akan menjadi pola rekruitmen bagi calon kader," kata Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga jadi mentor bagi komunitas ini, Bambang Wuryanto, di sela-sela pelantikan di Banyumas, Jawa Tengah (Minggu, 16/2).
Menurut Bambang, rekruitmen dilakukan sejak November tahun lalu dengan jumlah peserta 1017 dengan usia antara 18-25 tahun. Namun akhirnya hanya 460 yang dinyatakan lulus. Panitia memoles calon kader dengan berbagai tahapan pelatihan. Bahkan, tes kejiwaan juga dilakukan.
Bagi PDIP, lanjutnya, rekrutmen kader dari kalangan masyarakat ini, merupakan upaya mengurangi citra partai yang dikesankan haus kekuasaan, cuma
politicking, berebut sumber daya dan dana bahkan sampai terlibat korupsi. Sehingga wajah partai buruk.
"PDIP selama ini diwakili oleh kader di eksekutif dan legislatif. Namun, wajah PDIP melalui kader di lapangan belum optimal. Ini yang selama ini lemah karena tidak ada pendidikan karakter," demikian Bambang.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, juga dilantik sebagai Ketua DPD Jawa Tengah.
[ysa]