Berita

PDI Perjuangan Buktikan Fungsi Partai Berjalan dengan Pendidikan Kader

SENIN, 17 FEBRUARI 2014 | 07:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Selama ini, di banyak daerah, banyak masyarakat yang apatis kepada partai politik. Namun ternyata hal ini ternyata tidak terbukti di Banyumas.
 
Buktinya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melantik 460 kader komunitas juang, yang terdiri dari  ratusan anak muda potensial. Kader-kader ini digembleng melalui sejumlah pelatihan dan pendidikan sebelum ditetapkan menjadi kader PDIP.

"Ini hasil rekruitmen yang pertama dilantik ketua umum. Selama ini kaderisasi di internal saja. Maka PDIP mulai melakukan rekruitmen umum. Ini akan menjadi pola rekruitmen bagi calon kader," kata Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga jadi mentor bagi komunitas ini, Bambang Wuryanto, di sela-sela pelantikan di Banyumas, Jawa Tengah (Minggu, 16/2).


Menurut Bambang, rekruitmen dilakukan sejak November tahun lalu dengan jumlah peserta 1017 dengan usia antara 18-25 tahun. Namun akhirnya hanya 460 yang dinyatakan lulus. Panitia memoles calon kader dengan berbagai tahapan pelatihan. Bahkan, tes kejiwaan juga dilakukan.

Bagi PDIP, lanjutnya, rekrutmen kader dari kalangan masyarakat ini, merupakan upaya mengurangi citra partai yang dikesankan haus kekuasaan, cuma politicking, berebut sumber daya dan dana bahkan sampai terlibat korupsi. Sehingga wajah partai buruk.

"PDIP selama ini diwakili oleh kader di eksekutif dan legislatif. Namun, wajah PDIP melalui kader di lapangan belum optimal. Ini yang selama ini lemah karena tidak ada pendidikan karakter," demikian Bambang.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, juga dilantik sebagai Ketua DPD Jawa Tengah. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya