Berita

FOTO:NET

Dunia

Jelang Pemilu 5 April, Polisi Afghanistan Gelar Operasi Anti Terorisme

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 17:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sejak kemarin pagi (Sabtu, 15/2), pihak keamanan telah Afghanistan melancarkan operasi gabungan anti terorisme menjelang pemilihan presiden dua bulan mendatang.

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan hari ini (Minggu, 16/2) melaporkan, 28 gerilyawan Taliban tewas dalam operasi itu.

"Dalam 24 jam, Polisi Nasional Afghanistan melakukan beberapa operasi
gabungan anti terorisme dengan tentara dan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) untuk membersihkan beberapa daerah dari teroris dan musuh-musuh perdamaian dan stabilitas Afghanistan. Akibatnya, 28 gerilyawan Taliban tewas dan tujuh terluka, sementara tujuh lainnya ditangkap oleh Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan," begitu pernyataan kementerian itu, seperti dilansir dari Xinhua.

gabungan anti terorisme dengan tentara dan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) untuk membersihkan beberapa daerah dari teroris dan musuh-musuh perdamaian dan stabilitas Afghanistan. Akibatnya, 28 gerilyawan Taliban tewas dan tujuh terluka, sementara tujuh lainnya ditangkap oleh Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan," begitu pernyataan kementerian itu, seperti dilansir dari Xinhua.

Dari hasil operasi yang dilakukan di Kunar, Zabul, Logar dan Provinsi Helmand, pasukan keamanan berhasil menyita senjata api dan alat peledak.

Hal ini dilakukan oleh polisi dan tentara guna meningkatkan keamanan menjelang Pilpres dan Pileg yang dijadwalkan pada 5 April mendatang.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya