Berita

foto:rmol

DPP IMM Juarai Kompetisi Futsal Milad HMI ke-67

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 15:49 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kompetisi futsal dalam rangka Milad Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-67 yang dihelat PB HMI telah berakhir tadi malam (Sabtu, 15/2). Turnamen yang diikuti segenap aktivis Cipayung Plus dan pimpinan cabang HMI se-Jakarta itu dijuarai oleh Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM).

DPP IMM tampil sebagai juara setelah di final berhasil mengalahkan PC HMI Pusara dengan skor meyakinkan 4-2. IMM sempat tertinggal 0-1 dibabak pertama, namun berhasil membalikkan keadaan usai turun minum. Gol penyeimbang berhasil dilesakkan oleh striker lincah Arif yang berhasil memaksimalkan umpan matang Evok. Tak lama berselang, tendangan melengkung jarak jauh Widian dari daerah pertahanan gagal ditepis kiper PC HMI Pusara dan IMM berbalik memimpin dengan skor 2-1.

HMI Pusara sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2, namun kedudukan itu tak berlangsung lama. IMM segera bangkit melalui dua gol yang dicetak Abidin jelang pertandingan berakhir dan mengubah papan skor menjadi 4-2 untuk kemenangan IMM.


"Pertandingan yang sangat melelahkan, tapi berkat kerjasama tim kami (IMM) bisa menang sekaligus menjuarai turnamen ini," ujar Ketua Bidang Seni Budaya dan Olahraga DPP IMM Edi Setiawan saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online (Minggu, 16/2).

Namun begitu, Edi menggarisbawahi bahwa kemenangan bukan segalanya dalam kompetisi itu. Baginya, yang paling penting kompetisi ini bisa merekatkan tali silaturrahmi antar aktivis, khususnya Cipayung Plus.

"DPP IMM sangat antusias dengan kompetisi ini. Terpenting, tali silaturrahmi antar aktivis bisa digalakkan secara berkelanjutan," ujar Edi yang saat itu menjadi kapten tim IMM.

Senada dengan Edi, Ketua Umum DPP IMM Djihadul Mubarok juga menyebut kemenangan bukanlah hal yang utama. Djihad menyebut kompetisi ini sebagai ajang untuk saling mengenal lebih dekat antar organisasi mahasiswa, termasuk sebagai ajang bertukar pandangan mengenai isu-isu nasional dalam kaitannya dengan gerakan mahasiswa.

"Menang bukan yang utama. Terpenting silaturrahmi tetap terjaga, bisa mengenal lebih dekat, dan secara informal bisa bertukar pandangan," ujarnya kepada Rakyat Merdeka Online. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya