Berita

Dunia

Jenewa II Gagal Lagi, Utusan PBB Minta Maaf

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 11:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Negosiasi putaran kedua konferensi internasional Jenewa II yang digelar kemarin (Sabtu, 15/2) di Suriah kembali tak menuai hasil nyata.

Berbicara pada hari terakhir putaran pembicaraan, Utusan Khusus PBB-Liga Arab, Lakhdar Brahimi, menyampaikan maafnya kepada rakyat Suriah karena tidak adanya kemajuan dari perundingan ini.

"Saya sangat minta maaf kepada rakyat Suriah yang telah menaruh harapan besar," kata Brahimi di Jenewa, Xinhua melaporkan (Minggu, 16/2).


Ia meminta kepada pemerintah dan oposisi agar kembali berefleksi dan bertanggung jawab atas apa yang telah mereka lakukan selama ini.

Sementara itu, Brahimi mengatakan agenda putaran ketiga telah disepakati antara delegasi pemerintah Suriah dan oposisi, namun ia tidak menyebutkan tanggal pastinya. Ia hanya menyampaikan empat poin agenda yaitu kekerasan pertempuran dan terorisme, transisi, lembaga-lembaga nasional, serta rekonsiliasi nasional dan debat nasional, yang akan menjadi pembahasan dalam putaran selanjutnya.

Meski pemerintah Suriah menyepakati, kata Brahimi, namun mereka menolak untuk membahas transisi sebelum benar-benar menyelesaikan masalah terorisme. Brahimi menambahkan, hal ini telah menimbulkan kecurigaan oposisi bahwa pemerintah tidak ingin membahas transisi.

"Saya sangat berharap kedua belah pihak saling merefleksi dan berpikir lebih baik dan kembali siap untuk terlibat (dalam Jenewa II)," pungkasnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya