Berita

FOTO:NET

Politik

DEBAT KONVENSI RAKYAT

Ricky Sutanto: Indonesia Bisa Menjadi Negara Terkaya Kelima Di Dunia

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 11:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Indonesia bisa menjadi negara terkaya kelima di dunia jika kekayaan alam yang melimpah dikelola dengan baik dan benar. Selama itu tidak dilakukan maka Indonesia akan tetap menjadi negara berkembang yang kebanyakan rakyatnya hidup miskin.

Demikian dikatakan calon presiden Konvensi Rakyat, Ricky Sutanto dalam debat Konvensi Rakyat yang digelar di ballroom Graha Pena Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Minggu, 16/2). Debat konvensi rakyat yang keempat ini mengangkat tema 'Meningkatkan Perekonomian Bangsa.'

"Indonesia memerlukan pemimpin penyelamat yang rela menderita menebus penderitaan rakyat," katanya.


Jika dipercaya memimpin negara, papar Ricky, dirinya akan membuat sejumlah kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Di antaranya menghapus sistem Upah Minimum Regional (UMR) dan menggantinya dengan Gaji Dasar Hidup (GDH) bagi buruh sebesar Rp 4 juta per bulan, rumah murah bagi rakyat dengan cicilan Rp 700 ribu tiap bulan, dan mobil listrik dengan cicilan Rp 400 ribu. Ricky juga berjanji akan membuat APBN kita tahun 2016 sebesar Rp 3 ribu triliun.

Indonesia menjadi negara kaya kelima di dunia, menurut Ricky yang berlatar pengusaha, bukanlah mimpi. Kuncinya selain ada pemimpin penyelamat, agenda besar tersebut bisa dicapai bila ada persatuan rakyat.

Lebih lanjut dikatakan dia, pemilu selama ini menjadi pesta rakyat yang sudah tidak merakyat. Pemilu hanya menjadi pesta elit politik, sehingga tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat.

"Karenanya kita harus rebut pemilu menjadi pesta rakyat untuk rakyat," demikian Ricky.[wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya