Berita

dahlan iskan/net

Politik

Hanya Dahlan Iskan Yang Bisa Dongkrak Elektabilas Demokrat

MINGGU, 16 FEBRUARI 2014 | 10:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Mencapreskan Dahlan Iskan adalah cara jitu Partai Demokrat untuk menaikkan elektabilitas.

"Dahlan Iskan itu punya magnet dan daya tarik," ujar pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Harmonis kepada redaksi, Minggu (16/2).

Diberitakan sebelumnya, rezim Partai Demokrat diprediksi runtuh pada Pemilu 2014. Elektabilitas partai pemenang Pemilu 2009 ini, menurut survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pada Januari 2014, hanya 4,7 persen. Konvensi Capres yang digelar partai itu belum mampu menaikkan elektabilitas.


Menurut Harmonis, tidak ada cara lain lagi bagi SBY sebagai ketua umum sekaligus ketua majelis tingg partai, untuk tidak mencapreskan Menteri BUMN itu.

"Menurut saya harus Dahlan, yang lain kurang menjual. Dan diantara 11 peserta konvensi itu, hampir semua rilis survei menempatkan Dahlan di urutan pertama," ungkapnya.

Selain itu, kata Harmonis, Dahlan memiliki kelebihan yang bisa mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat yang kian terpuruk. Selain lincah, Dahlan punya media, memiliki dana, dan yang terpenting sering menyapa rakyat ke berbagai daerah.

Ia berpendapat, semakin cepat Dahlan Iskan dicapreskan, maka semakin cepat pula upaya penyelamatan Partai Demokrat dilakukan.

"Kalau mau selamat di Pemilu 2014, Demokrat harus buru-buru capreskan Dahlan," pungkas Harmonis. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya