Berita

foto:net

Dunia

Perancis Berencana Tambah 400 Tentara di Afrika Tengah

SABTU, 15 FEBRUARI 2014 | 21:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Perancis berencana mengirim 400 prajurit tambahan untuk mengendalikan kekerasan sektarian di Republik Afrika Tengah. Saat ini Perancis telah menaruh sebanyak 1.600 tentara di negeri tersebut.

Dalam sebuah pernyataan usai pertemuan komite pertahanan tinggi, Presiden Francois Hollande mendesak Uni Eropa (EU) untuk segera mempercepat pengiriman sekitar 500 prajurit di bawah misi EUFOR. Pernyataan itu juga mengatakan, ke-400 prajurit baru itu akan mencakup pasukan tempur dan polisi, yang nantinya akan disatukan ke dalam misi terencana EU.

"Prancis mendesak masyarakat internasional menunjukkan solidaritas lebih besar pada Republik Afrika Tengah," kata Hollande dalam pernyataan itu sebagaimana dikutip Reuters (Sabtu, 15/2).


"Semua musuh perdamaian akan diperangi. Tidak akan ada kekebalan hukum bagi mereka yang melakukan kejahatan," tambah pengganti Nicolas Sarkozy itu.

Kekacauan di Republik Afrika Tengah terjadi sejak kudeta koalisi pemberontak Seleka setahun lalu. Kudeta untuk menggulingkan Presiden Francois Bozize tersebut didasari oleh isu sektarian yang berkembang hingga saat ini. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya