Berita

muhammad najib/net

Dunia

OKI Desak Barat Berhenti Beli Properti Israel

SABTU, 15 FEBRUARI 2014 | 18:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hampir semua masalah yang terjadi di dunia Islam atau yang sedang dihadapi umat Islam masuk dalam rekomendasi politik konferensi The Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Teheran, Iran.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI Muhammad Najib yang menjadi delegasi Indonesia dalam mengikuti rangkaian konferensi tersebut (Sabtu, 15/2). Politisi PAN ini bersama dengan Tantowi Yahyadan Surahman Hidayat tergabung dalam Komisi Rekomendasi Politik konferensi PUIC.

"Hampir tidak ada masalah dalam komisi ini, karena hampir semua yang hadir bisa merekomendasikan apa saja sepanjang tidak merugikan anggota OKI yang lain," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online.


Dalam rekomendasi ini, terdapat butir yang mendorong agar negara anggota OKI menekan negara-negara Barat untuk mengeluarkan kebijakan tidak membeli properti di Israel, khususnya yang berlokasi di Tepi Barat.

"Alasannya, lantaran tanah yang didiami Israel tersebut adalah milik rakyat Palestina yang dirampas secara ilegal, kemudian dianeksasi menjadi bagian dari Israel," tambah Najib.

Dikatakan Najib bahwa saat ini para peserta konferensi sedang istirahat untuk kemudian memulai rapat kembali hingga malam hari. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya