Berita

ilustrasi/net

Bom Bunuh Diri Serang Konvoi Polisi, Dua Orang Tewas

SABTU, 15 FEBRUARI 2014 | 15:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Konvoi polisi di Provinsi Kunduz, Afghanistan Utara hari ini (Sabtu, 15/2) mendapat serangan bom bunuh diri. Akibatnya, dua warga sipil tewas dan lima lainnya luka-luka.

"Seorang pembom bunuh diri dengan mengendarai sepeda motor meledakkan alat peledak di dekat sebuah konvoi polisi di daerah Pul E-Muhib, kabupaten Khan Abad sekitar pukul 10.20 waktu setempat. Dua orang tewas dan lima warga sipil terluka akibat ledakan itu," Gubernur Khan Abad, Hayatullah Amiri, mengatakan seperti dikutip dari Xinhua hari ini.

Meski tidak ada petugas polisi dari konvoi itu terluka, tetapi ledakan itu telah merusak salah satu kendaraan polisi.


Hingga saat ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun kelompok pemberontak Taliban diduga berada di balik serangan tersebut.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, terus mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan 11 September 2001.

Sepanjang tahun lalu, sekitar 2.900 warga sipil tewas dan hampir 5.700 terluka dalam konflik dan serangan yang dipimpin Taliban. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya