Berita

net

Politik

Murdaya Poo: Etnis Tionghoa Jangan Lagi Merasa Jadi Anak Tiri

JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 23:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Etnis Tionghoa diingatkan tidak lagi merasa jadi 'anak tiri' di tanah air. Sebab, etnis Tionghoa juga turut andil dalam membentuk negara ini.

"Etnis Tionghoa sudah ada di tanah air jauh sebelum era kolonial. Ikut berjuang melawan kolonialisme sehingga sudah menjadi bagian dari bangsa ini," kata Ketua Forum Bersama Indonesia Tionghoa Murdaya Poo saat membuka perayaan Cap Go Meh di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta (Jumat, 14/2).

Dia mencontohkan dalam merumuskan UUD 1945 ada empat orang etnis Tionghoa terlibat, yakni Liem Koen Hian, Tan Eng Hoa, Oey Tiong Tjoe dan Oey Tjong Houw.


"Karena itu tepatlah etnis Tionghoa dinyatakan sebagai bagian dari bangsa Indonesia," tegasnya.

Menurutnya, pasca reformasi sejumlah Undang-undang disahkan yang menyatakan etnis Tionghoa sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Yakni, Undang-undang Nomor 12/2006 tentang Kewarganegaraan dan Undang-undang Nomor 40/2006 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

"Kami bersyukur pada pemerintahan pasca reformasi yang bersungguh-sungguh memperjuangkan sehingga lahirnya kedua Undang-undang itu," tukasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya