Berita

Kamp Tindouf Kembali Memanas

JUMAT, 14 FEBRUARI 2014 | 21:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Situasi di dalam kamp Tindouf di Aljazair kembali memanas. Dua pengungsi, Khatri Ould Hammadha Khandoud dan Mohamed Ould Aliyenne Abbih terbunuh dalam bentrokan dengan tentara Aljazair pada tanggal 5 Januari lalu.

Selain kedua korban tewas disebutkan bawa beberapa warga lainnya terluka dalam bentrokan yang terjadi di dekat perbatasan Aljazair dan Mauritania itu.

Warga suku Rguibat Sellam di Laayoune, Maroko, menuduh tentara Aljazair dan kelompok pemberontak Polisario bertanggung jawab di balik kejadian ini. Mereka telah mengirimkan surat kepada Ketua Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag dan meminta agar kejadian itu ditelusuri.


Informasi yang berkembang seperti dikutip Maghreb Arab Press mengatakan bahwa pemimpin Polisario menggerakkan pemberontakan di kamp Tindouf bertepatan dengan kunjungan Utusan Pribadi Sekretaris Jenderal PBB untuk Sahara, Christopher Ross.

Diperkirakan sekitar 400 orang menggelar demonstrasi di kawasa Smara di dalam kamp Tindouf pada 23 dan 24 Januari. Kaum wanita dan anak-anak ikut serta dalam kegiatan itu. Demonstrasi ini disebutkan bentuk protes mereka terhadap perlakuan semena-mena milisi Polisario.

Dua aktivis, Abdelhaye Liman dan Lmaarouf Ould Hamdi yang berjuang demi kebebasan, mendirikan tenda di depan kantor UNHCR di Rabouni dan memulai aksi mogok makan.

Aksi mereka juga bertujuan untuk menghentikan kebijakan Polisario membatasi mobilitas mereka. Alih-alih memenuhi tuntutan penghuni kamp, Polisario malah menutup sama sekali akses mereka dengan dunia luar.

Pertemuan mereka dengan direktur kantor lokal UNHCR tidak membawa hasil. Pimpinan UNHCR di Aljazair pun juga menangguhkan permohonan mereka untuk bertemu. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya