Berita

Resmi, Program Perbaikan Kota Terpadu Diluncurkan

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 15:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Raja Muhammad VI hari Rabu kemarin (12/2) meluncurkan Program Perbaikan Perkotaan Terpadu 2014-2016 di Sale.

Proyek ini untuk melestarikan warisan sejarah kota itu yang berusia berabad-abad, serta memperbaiki gaya hidup warga dan pondasi sosial dan ekonomi.

Dalam kesempatan itu Wali Rabat-Salé-Zemmour-Zaer, Abdelouafi Laftit di hadapan Raja Muhammad VI memperesentasi tujuan utama program itu yakni untuk mengembangkan saling ketergantungan dan keterhubungan perkotaan berbagai daerah secara koheren dan seimbang.


Program senilai 1 miliar dirham ini menggunakan pendekatan partisipatif yang sistematis yang menyatukan semua aktor perkotaan. Ia menambahkan, program yang direncanakan selama tiga tahun ini memiliki empat garis besar utama, yaitu pelestarian budaya kota dan warisan, penguatan infrastruktur dasar, pengembangan sektor pariwisata dan kerajinan serta perbaikan kawasan kumuh.

Program ini bertujuan merehabilitasi kota lama Salé, losmen, dan rumah-rumah yang rumah, mempromosikan pekerjaan yang terkait dengan industri kerajinan, merestorasi situs sejarah kota, dan membangun kembali jalan pantai.

Dalam program itu juga ada bagian khusus yang memperbaiki beberapa ruas jalan, yakni Hay Essalam, Abderrahim Bouabid, Atlas Al Kabir, dan Ibnu Al Haitam. Program itu pun menyentuh perbaikan akses jalan kota, serta promosi lingkungan kurang lengkap.

Program ini dimaksudkan untuk berbagi secara adil peralatan berbasis masyarakat antara segmen urban yang berbeda kota, mempromosikan lapangan kerja dan menciptakan kekayaan.

Program tersebut ditandatangani Menteri Dalam Negeri Mohamed Hassad, Menteri Wakaf dan Urusan Islam Ahmed Toufiq, Menteri Perumahan Mohamed Nabil Benabdellah, dan Menteri Kerajinan Fatima Merouane. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya