Berita

sholah/net

Gus Solah: Konvensi Rakyat untuk Saring Pemimpin Bangsa

KAMIS, 13 FEBRUARI 2014 | 10:37 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Konvensi Rakyat telah tiga kali mengadakan Debat Publik, yakni di kota Surabaya, Medan, dan Balikpapan. Dan selama ini, acara Debat tersebut selalu mendapat perhatian besar, baik dari masyarakat maupun para pendukung ketujuh kandidat Capres Rakyat. Di setiap kota, rata-rata sekitar 5000-an massa hadir memadati lokasi Debat Publik.

"Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini menarik dan memberi informasi yang sangat berguna bagi masyarakat," kata Salahuddin Wahid, Ketua Komite Konvensi Rakyat di Jakarta, Kamis (13/2).

Menurut Gus Solah, panggilan akrab adik kandung Presiden Gus Dur ini, dalam Debat Publik di Balikpapan Minggu (9/2) lalu, hadir Dr. Ir. Akbar Tandjung (tokoh senior), Prof. Dr. Laode Kamaluddin (Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia), Prof. Agus Santoso (akademisi Balikpapan), dan Priyo Suwarno (Pimpinan Tribun Kaltim) sebagai Panelis. Debat Publik mendatang, rencananya akan dilangsungkan di Makassar pada Minggu (16/2) di Gedung Graha Pena. Adapun Panelis yang akan hadir adalah Prof Dr. Maksum Mahfud (Fakultas Pertanian UGM dan salah satu Ketua PBNU), Suryopratomo (Direktur Pemberitaan Metro TV), Prof. Dr. Laode Kamaluddin (Komite Konvensi Rakyat), dan juga Arqam Asikin (akademisi Universitas Muhammadiyah Makassar).


Lebih jauh Gus Solah menjelaskan, kegiatan Konvensi Rakyat ini adalah upaya positif untuk memberi pendidikan politik dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya proses menjaring calon pemimpin nasional. Menurutnya, Indonesia punya banyak Putra Bangsa yang baik dan perlu diperkenalkan secara luas kepada masyarakat untuk dinilai dan disaring.

"Kami juga berharap media bersedia menyebarkan informasi tentang Konvensi Rakyat sehingga masyarakat kian peduli terhadap proses memilih calon pemimpin nasional," ujarnya.

Sekretaris Komite, Rommy Fibri, juga menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat luas dan media massa atas dukungannya selama ini. Rommy juga berharap hubungan baik ini terus berlangsung hingga Debat Publik berakhir.

"Setelah Makassar, Debat Publik akan digelar di Bandung (2/3) dan Jakarta (9/3)," ujar Rommy.


Lebih jauh Rommy Fibri menjelaskan, Debat Publik Konvensi Rakyat terbuka bagi masyarakat luas. Karena ini adalah Konvensi Rakyat, maka bentuk acaranya pun sangat merakyat. "Yakni pada saat Debat berlangsung, bukan hanya Panelis yang berhak bertanya, masyarakat yang hadir pun memiliki kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada ketujuh Capres Konvensi Rakyat," katanya. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya