Berita

M. Luthfi dan Boediono

Politik

IHP: Mendag Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Pro Asing

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 20:27 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Salah satu harapan yang disandarkan kalangan petani kepada Menteri Perdagangan baru Muhammad Luthfi adalah agar kebijakan yang pro kepentingan asing dan tidak pro petani nasional segera dihentikan dan tidak dilanjutkan.

Regulasi yang dibuat Kementerian Perdagangan hendaknya berbasiskan pada pertimbangan dan kajian yang komprehensif. Tidak berdasarkan pragmatisme dan tiba masa tiba akal.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Bidang Perdagangan Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Ismed Hasan Putro, dalam keterangan yang diterima redaksi.


"Cukup sudah regulasi yang membuat petani terkubur di ladangnya karena tersisih oleh produk pangan impor. M. Lutifi sebagai Mendag diharapkan dapat menjadi inspirator untuk menjadikan petani berdaulat di negeri sendiri," ujar Ismed.

"Jangan lagi melanjutkan tradisi saling lempar tanggung jawab antar kementerian dan lembaga negara lainnya. Bukan saja itu tidak elok di mata rakyat, namun tidak akan menyelesaikan masalah terkait stabilisasi harga pangan," sambung Ismed yang juga Dirut PT RNI, salah satu BUMN.

Dalam kisaran waktu yang pendek sejatinya M. Lutfi dapat melakukan pemberdayaan terhadap produk petani Indonesia. Bukan sebaliknya membuka selebar-lebarnya pintu bagi produk pangan impor tanpa kendali dan menjadikan negeri ini sebagai pasar bebas tanpa peduli pada nasib Petani anak negeri.

"Saatnya M. Lutfi menjadi Mendag yang memiliki ideologi dan keberpihakan pada kepentingan bangsa. Jangan terjerat keperluan pragmatis pemburu rente yang ujungnya akan menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif untuk kepentingan jangka panjang bangsa ini. Kita harus bersama membangun Indonesia untuk berdikari dan berdaulat pangan," demikian Ismed. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya