Berita

Udar Pristono

Jokowi Tak akan Klarifikasi, Kesalahan Sendiri Saja Dilemparkan ke Anak Buah

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 09:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo diyakini mengetahui soal adanya pasukan yang membela dia secara membabi buta dan mengecam figur yang mengkritiknya di dunia maya.

"Mestinya dia tahu dong. (Elektabilitasnya) di survei jatuh aja, dia tahu tahu kok," kata budayawan Betawi Ridwan Saidi kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Rabu, 12/2).

Namun, di banyak kesempatan, Jokowi mengaku tak tahu menahu soal adanya gerakan yang mendukung dia. Karena itu, menurut Ridwan Saidi, Jokowi tidak akan mengklarifikasi soal hubungannya dengan gerakan tim cyber tersebut. (Baca: Tim Cyber Pendukung Jokowi Digerakkan untuk Menghujat yang Kontra).


"Bus (Transjakarta) ternyata rongsokan saja, dia salah kan (Kepala Dinas Perhubungan) Udar (Pristono). Mana mau dia klarifikasi," sambung bekas anggota DPR dari PPP ini.

Ridwan mengungkapkan itu terkait kekecewaan Jokowi atas fakta bahwa terdapat kerusakan bus transjakarta dan bus kota terintegrasi busway (BKTB) yang baru dioperasikan. Jokowi menegaskan, harus ada yang bertanggung jawab, dalam hal ini Dishub DKI Jakarta.

"Gubernur itu penanggung jawab pengguna anggaran. Kok Udar yang disalahkan. Sampai penyek si Udar," demikian Ridwan. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya