Berita

Dewan Kecam Tindakan Melawan Hukum Saurip Kadi Cs

RABU, 12 FEBRUARI 2014 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kisruh antara segelintir penghuni dan pengelola pengurus Perhimpunan Penghuni Rumah Susun (PPRS) Graha Cempaka Mas (GCM) mengundang keprihatinan kalangan DPRD DKI Jakarta.

Dewan menyesalkan pengerahan ratusan massa asal Mesuji Lampung oleh oleh mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Saurip Kadi Cs untuk menduduki kawasan GCM yang bertujuan melengserkan kepengurusan PPRS yang sah serta mengambil alih pengelolaan rusun.

''Tindakan Saurip Kadi sudah tidak benar.  Kalau merasa benar, silakan gugat ke pengadilan. Jangan memaksakan kehendak dengan mengerahkan massa dari luar menduduki GCM. Bisa saja segelintir penghuni yang di belakang Saurip itu karena murni mendukung atau ketakutan,'' ujar Wakil Ketua DPRD DKI Boy Bernadi Sadikin kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 11/2).


Ia menegaskan, pengurus PPRS GCM di bawah kepemimpinan Agus Iskandar dan Djoni Tandrianto dipilih sesuai amanat undang-undang. Jadi, lanjut Boy, Saurip Kadi Cs tidak bisa mengatasnamakan dukungan dari segelintir warga membubarkan kepengurusan PPRS GCM yang sah lalu membentuk pengurus tandingan apalagi lewat rapat yang tak kuorum. 

"Pengurus PPRS juga berwenang menunjuk pengelola yang profesional demi mewujudkan pelayanan optimal bagi warga rusun," tegasnya. 

Dewan, lanjut Boy, mengapresiasi langkah aparat Polres Jakarta Pusat dan Kodim 0501 yang berhasil mengeluarkan ratusan warga Mesuji dari kawasan GCM tanpa perlawanan.

"Tujuan membawa ratusan warga Mesuji sangat jelas untuk dibenturkan dengan aparat tapi tidak berhasil. Aktor intelektualnya ingin persoalan ini mencuat dan menjadi isu nasional dengan mengorbankan nyawa orang lain sehingga kepentingan pribadi mengambilalih pengelolaan rusun yang melanggar aturan hukum bisa tercapai," paparnya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya