Berita

alex noerdin/net

Politik

Palembang Siap Menggantikan DKI Jakarta

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 16:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Isu pemindahan ibukota dari DKI Jakarta ke daerah lain masih menarik dibicarakan. Namun, bagi Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, isu itu cukup dibicarakan dengan ringan.

Di tengah kata sambutannya dalam acara Confederation ASEAN of Journalist di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Alex Noerdin membandingkan Jakarta dengan Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan.

"Kalau Jakarta sudah tak sanggup lagi jadi ibukota, kami (Palembang) sudah punya pengalaman menjadi ibukota," ucapnya, Selasa (11/2).


Saat Rakyat Merdeka Online Sumsel menanyakan maksud pernyataan tersebut, dengan enteng Alex mengatakan bahwa ucapan tersebut hanya candaan.

Namun, saat ditanyakan lebih mendalam, Alex menunjukkan keseriusannya bila Palembang jadi kandidat kuat pengganti DKI Jakarta. Ia mencontohkan negara-negara besar lainnya, seperti Amerika Serikat dan Australia, yang memisahkan ibukota dari kota yang peruntukannya pusat bisnis dan perekonomian.

"Sejak zaman Bung Karno dulu kan sudah ada rencana (pemindahan ibukota)," lanjutnya.

Alex pun mengucap syukur bila Palembang benar-benar ditunjuk menjadi ibukota. Ia menyatakan kesiapannya karena kepercayaan adalah kesempatan yang bagus. Ia pun ingatkan, biaya pembangunan untuk menjadikan Palembang menjadi ibukota negara membutuhkan dana yang sangat besar.

"Jadi ibukota siap. Itu kesempatan. Tapi, pembangunannya bukan pakai APBD, butuh ratusan triliun," ucapnya.

Confederation ASEAN of Journalist berlangsung hingga Kamis (13/2), diikuti oleh wartawan dari 10 negara ASEAN yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei, Filipina, Laos, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan Vietnam.

Pelatihan mengambil tema Bringing ASEAN Closer to People Heart and Mind. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya