Berita

Agar Tetap Bermanfaat, Masyarakat Diimbau Rawat KA Cianjur-Sukabumi

SELASA, 11 FEBRUARI 2014 | 07:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pengoperasian kereta api trayek Cianjur-Sukabumi yang telah terhenti selama beberapa tahun disambut baik. Diharapkan, pengoperasian kereta api ini dapat memudahkan masyarakat di wilayah Cianjur dalam menjalankan aktivitas.

Harapan itu disampaiikan politikus Partai Demokrat Inggrid Kansil peresmian jalur kereta api di wilayah Cianjur kemarin.

Dia mengatakan, pengoperasian jalur kereta api di wilayah Cianjur adalah impian masyarakat Cianjur. "Karena itu manfaatkan alat transportasi untuk aktivitas dan juga dirawat agar bisa bermanfaat untuk masyarakat," kata anggota DPR RI Komisi VIII ini dalam siaran persnya.


Menurut isteri Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan  ini pengoperasian jalur kereta ini merupakan perjuangannya dalam menyerap aspirasi masyarakat untuk menyediakan modal transportasi yang murah dan layak.

Selama ini alat transportasi yang digunakan masyarakat lintas Sukabumi-Cianjur hanya melalui jalan darat. Karena itu, katanya lagi, dengan penambahan alat transportasi kereta ini tentu akan mempermudah masyarakat melakukan kegiatan perekonomian dengan waktu yang efisien.

"Dimana kereta hemat penggunaan ruang, tidak macet, hemat energi, dan ramah lingkungan. Saya tentunya mengapresisasi upaya PT KAI yang mewujudkan pengoperasian kereta Sukabumi-Cianjur ini kembali. Dan keberadaan jalur kereta api ini, selama ini mungkin saya sejak jaman saya SMA dan masyarakat baru melihat relnya saja. Dan Alhamdulillh hari ini bisa dioperasikan," jelas anggota DPR RI dapil Kabupaten Sukabumi dan Cianjur ini.

Dengan dioperasikan jalur kereta api diirnya akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat. Karena itu di kala waktu sengang, dirinya bertemu dengan masyarakat menjelaskan pentingnya alat transportasi massal tersebut. "Ini sudah bagian tugas saya selaku dewan mengawal dan menginformasikan, karena kita kita harapkan masyarakat Cianjur harus menjaga dengan baik," tandasnya. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya