Berita

umar s bakry

Politik

LSN: Jokowi Mulai Limbung

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 17:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Secara tersirat, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, menuding tim survei Lembaga Survei Nasional (LSN) sebagai bayaran pihak tertentu.

Jokowi menolak hasil survei LSN tentang tingkat kepuasan warga Jakarta terhadap kinerjanya. Menurut dia, survei itu tidak valid.

Direktur Eksekutif LSN, Umar S. Bakry, kepada Rakyat Merdeka Online, menanggapi santai tuduhan Jokowi.


"Jokowi mulai limbung. Kalau ada survei-survei yang mengangkat-angkat namanya, pura-pura tidak mau memikirkan survei. Eh, begitu ada survei yang mengkritik dirinya ternyata dipikirkan juga, bahkan dimasukkan hati," kata Umar, Senin petang (10/2).

Bahkan, Umar melihat Jokowi sudah mirip Presiden SBY yang sangat reaktif kalau ada berita sedikit miring tentang dirinya.

"Dia harusnya konsisten dengan ucapannya yang selalu bilang 'tidak akan mikirin hasil-hasil survei. Cuma mau kerja, kerja dan kerja'," tambah dia.

Kemarin, LSN mengeluarkan hasil survei yang menunjukkan tingkat kepuasan warga Jakarta terhadap kinerja Jokowi menurun. Kapabilitas Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta mulai diragukan. Pada Oktober 2013 lalu, tingkat kepuasan berada di angka 68,3 persen. Namun, secara drastis di awal 2014 ini angka tersebut menurun menjadi 46,9 persen.

Menanggapi itu, secara tersirat Jokowi menyebut survei yang dilakukan oleh LSN adalah titipan partai politik tertentu.

"Survei apapun kita jadikan koreksi, tapi survei juga banyak. Ada yang benar-benar survei, ada juga titipan. Namanya juga tahun politik, biasalah," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (10/2). [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya