Berita

Shakira

Blitz

Shakira, Ditolak Di Negara Sendiri

SENIN, 10 FEBRUARI 2014 | 09:22 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penyanyi cantik asal Kolombia, Shakira tengah menuai kritik dari pihak pemerintahan Kolombia. Adegan hotnya bersama Rihanna dalam video klip terbarunya yang berjudul “can’t remember to forget you” menuai kontroversial
Kekasih dari bek Barcelona, Gerard Pique ini merilis single terbarunya bersama penyanyi yang terkenal dengan lagu “umbrella”, Rihanna. Pada video klip lagu tersebut, Shakira bersama Rihanna memperlihatkan adegan bermesraan dengan Rihanna di atas tempat tidur. Pada video tersebut keduanya pun terlihat merokok.

Dikutip dari Independent, Anggota DPR Kolombia, Marco Fidel Ramirez melarang beredarnya video klip tersebut. Pihak otoritas menilai video tersebut menampilkan sosok wanita merokok dan beradegan lesbian yang mana menurut peraturan undang-undang di Kolombia hal tersebut sangat dilarang.

Ramirez menilai, adegan pada videoklip tersebut tidak berguna dan hanya akan merusak pola pikir generasi muda. Shakira yang saat ini sudah mempunyai anak dengan Pique dinilai harus dapat menjalani perannya sebagai seorang ibu. ***

Ramirez menilai, adegan pada videoklip tersebut tidak berguna dan hanya akan merusak pola pikir generasi muda. Shakira yang saat ini sudah mempunyai anak dengan Pique dinilai harus dapat menjalani perannya sebagai seorang ibu. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya