Berita

GITA WIRJAWAN/NET

Gita Wirjawan: Perlu Keseriusan Nyata Pempus-Pemda Atasi Banjir

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 20:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Umum DPP Barisan Indonesia (Barindo) Gita Wirjawan mengingatkan semua pihak untuk tidak meremehkan persoalan banjir karena dampaknya sangat kompleks. Perlu keseriusan dan koordinasi nyata antara pemerintah daerah dan pusat.
 
"Berlarutnya banjir sangat berdampak terhadap kesehatan ibu dan anak. Jadi saya sangat menghargai upaya DPD Barindo DKI yang membuka posko pelayanan pemeriksaan USG gratis untuk masyarakat, utamanya ibu-ibu hamil," ujar Gita dalam keterangannya usai mengukuhkan pengurus DPD Barindo DKI yang diketuai Hermansyah Muhasyim di Cengkareng, Jakarta Barat, siang tadi (Minggu, 9/2).
 
Dalam kesempatan tersebut, calon presiden dari konvensi Partai Demokrat ini membunyikan sirine mobil keliling USG gratis menandai peresmian posko. "Fasilitas mobil keliling ini pastinya membantu yang membutuhkan. Memang harus jemput bola dalam kondisi banjir seperti sekarang ini," tutur Gita sambil mencoba mengemudikan mobil.
 

 
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Penasehat DPD Barindo DKI KH. Nukman Muhasyim meminta Gita untuk serius memperjuangkan Pancasila demi bangsa. "Pemimpin itu harus pegang dan amalkan Pancasila. Tidak boleh nyerah, masak ada pemimpin yang bilang banjir di Jakarta akan tetap ada sampai kiamat. Ndak bener itu," cetus Ketua Umum Jamaah Tharekat Muktabaroh (JATMI) ini kepada Gita saat ramah-tamah.
 
Terkait banjir ini, Sekretaris Jenderal DPP Barindo Fajar Riza Ul Haq melihat penanganan banjir sudah ada kemajuan namun Pemerintah DKI masih terlihat kurang siap mengantisipasi. "Dalam beberapa hal terlihat kedodoran, penanganan bencana seperti banjir harus melembaga bukan terobosan individual. Terlebih banjir sudah jadi budaya di Jakarta tiap musim hujan," pungkas Fajar. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya