Berita

Tony Ardie

Politik

Birokrasi Gajah Bengkak Hambat Pembangunan

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 15:31 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Reformasi birokrasi merupakan masalah yang tak terpisahkan dari tujuan reformasi. Namun sayangnya selama 15 tahun reformasi berjalan, reformasi birokrasi belum tuntas dikerjakan sehingga pembangunan dan kemajuan Negara masih jauh dari yang diharapkan.

"Birokrasi kita seperti gajah bengkak, beri-beri pula. Semua diurus lamban. Harusnya seperti cheetah, ramping sehingga geraknya cepat," kata Tony Ardie, kandidat Capres Konvensi Rakyat dalam debat ketiga Capres Konvensi Rakyat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Kalimantan Timur (Minggu, 9/2).

Dia menyebut birokrasi di Indonesia sekarang ini masih bermental asal atasan senang, bukan berdasar profesionalisme dan berbasis kinerja. Untuk itu dia katakan, sudah saatnya nilai kepangkatan dan kenaikan pangkat yang dilakukan berdasarkan lamanya kerja diubah berdasarkan prestasi kerja.


"Birokrasi itu mesin penggerak pembangunan. Makanya kalau kinerja buruk silakan pensiun dini," paparnya.

Ardie berjanji bila nanti dipercaya memimpin Negara, dirinya akan melakukan reformasi birokrasi. Reformasi birokrasi, katanya, merupakan syarat pembangunan bisa terwujud dan dirasakan rakyat setelah adanya pemimpin yang memiliki visi misi kuat, dan bebas korupsi.

"Bila diurus dengan benar, maka Negara ini bisa berdikari. Kita bisa swasembada dalam segala hal," demikian Ketua Umum PB HMI (1979-1980) ini. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya