Berita

amin rais/net

Politik

Yusril Ihza: Amin Rais Pendusta

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 13:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyebut Amin Rais pendusta.

Amin, menurut Yusril, selaku Ketua MPR telah berdusta karena menyebut Megawati Soekarnoputri dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memenuhi syarat sebagai calon presiden tahun 1999, yang ketika itu dipilih oleh MPR.

"Dia (Amin Rais) dalam memimpin sidang MPR bilang ada tiga calon yang memenuhi persyaratan lengkap. Belakangan saya baru tahu bahwa Amin Rais berdusta. Saya buka file di DPR, Megawati dan Gus Dur ternyata tidak menyerahkan satupun dokumen persyaratan capres kepada MPR," kata Yusril di sela debat ketiga Capres Konvensi Rakyat di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Kalimantan Timur (Minggu, 9/2).


Syarat-syarat yang tidak diserahkan oleh Megawati dan Gus Dur kata Yusril, seperti syarat kesehatan, keterangan berkelakuan baik dan syarat lainnya yang diatur perundang-undangan.

Yusril menjelaskan pada saat itu ada tiga calon presiden yang mendaftar ke MPR. Dirinya yang pertama mendaftar kemudian Gus Dur dan Mega. Namun sebelum pemilihan dilakukan, Yusril mengundurkan diri atas desakan elit PAN, Amin Rais, AM Fatwa dan Fuad Bawazier dengan alasan masih terlalu muda dan tidak pengalaman.

"Sebenarnya Megawati dan Gus Dur juga sama, tidak punya pengalaman juga," imbuh Yusril.

Dalam kesempatan itu Yusril juga menyampaikan dirinya terus diganjal untuk tidak bisa menjadi presiden. Setelah manuver Amin Rais Cs di Pilpres 1999, langkah Yusril maju di Pilpres 2014 juga dihambat.

"Tahun 2014 saya mau maju lagi tapi dihajar lagi. Mereka bilang nanti saja tahun 2019, tapi nanti saat 2019 orang bilang saya sudah ketuan. Jadi sudahlah, jadi presiden alhamdulillah tidak jadi presiden juga alhamdulillah," demikian Yusril. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya