Berita

akbar tanjung/net

Politik

Akbar Tanjung Dukung Capres Konvensi Rakyat?

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 09:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Debat Capres Konvensi Rakyat digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC), Kalimantan Timur, pagi ini (Minggu, 9/2). Debat kali ini merupakan debat ketiga setelah sebelumnya diselenggarakan di Surabaya dan Medan.

Debat dihadiri tujuh peserta yakni, tokoh oposisi nasional yang juga Menteri Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid, DR. Rizal Rami, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, Bupati Kutai Timur Isran Noor, Aktivis Perempuan Anni Iwasaki, Pengusaha Ricky Susanto, Rektor Universitas Islam Eropa Sofjan Siregar dan Aktivis Gerakan Tony Ardi.

Ruang BSCC yang menampung 5 ribuan tempat duduk dipenuhi pendukung masing-masing kandidat. Pendukung Isran Noor nampak paling banyak hadir.


Debat dimulai pukul 09.30 tadi. Debat kali ini menghadirkan empat panelis, yakni politisi senior yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Golkat Akbar Tanjung, Akdemisi Unair Laode Kamaluddin, Akademisi Kaltim Agus Santoso dan Redaktur Tribun Kaltim Priyo Suwarno.

"Pak Akbar Tandjung petinggi Golkar, dia dukung capres konvensi rakyat yah mas? Berarti capres konvensi rakyat lebih baik dari Ical (Aburizal Bakri/capres Golkar) kali yah," ujar Saefullah Anwar, salah seorang pendukung Isran Noor di lokasi acara. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya