Berita

pemilu 2014

Politik

PEMILU 2014

KPU Monitoring Pencetakan Surat Suara Pagi Ini

MINGGU, 09 FEBRUARI 2014 | 07:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pagi ini pukul 10.00 WIB akan melakukan monitoring atau pengawasan pelaksanaan pencetakan surat suara dan tinta Pemilu 2014 di perusahaan pemenang tender.

Dalam pemantauan kali ini akan dibagi kepada dua rombongan. Rombongan pertama akan langsung dipimpin oleh Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik, dengan tujuan PT. Gramedia, Palmerah, Jakarta.

Dan rombongan kedua akan dipimpin Komisioner KPU RI Hadar Nafis Gumay, dengan tujuan PT. Paragonatama Jaya, Mampang dan PT. Temprint, Palmerah, Jakarta.


Sebelumnya Kepala Biro Logistik KPU Boradi mengatakan, konsorsium pemenang tender pencetakan surat suara untuk terus berkoordinasi dengan pihaknya, agar diketahui pasti jumlah surat suara yang harus dicetak, karena ini terkait rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI). Untuk sementara ini, KPU masih menggunakan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang paling mutakhir, yakni 186 juta jiwa. Jumlah tersebut tersebar di 545 ribu tempat pemungutan suara (TPS) di seluruh Indonesia.

Semantara nilai pagu anggaran 15 paket pengadaan surat suara bernilai Rp 841 miliar. Total harga perkiraan sendiri dari KPU sebesar Rp 756 miliar. Sedangkan total harga penawaran sebesar Rp 345 miliar. Dengan adanya selisih antara penawaran dan pagu, maka ada efisiensi anggaran. KPU bisa menghemat APBN sebesar Rp 415 miliar. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya