Berita

foto:net

Politik

Bawaslu Dukung Simulasi Pengamanan Objek Vital Pemilu 2014

JUMAT, 07 FEBRUARI 2014 | 07:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) Muhammad mengapresiasi langkah-langkah strategis Polri untuk melakukan simulasi pengamanan objek vital Pemilu 2014.

Pagi ini Polda Metro Jaya menggelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2014 di sekitar Bundaran Hotel Indonesia dan Jalan MH. Thamrin, mulai pukul 07.30-13.00 Wib. Terkait hal itu, sebagian ruas jalan MH Thamrin dan Jenderal Sudirman akan ditutup selama simulasi Pengamanan Pemilu 2014 oleh Polri.

Namun demikian, Muhammad meminta Polda Metro Jaya tetap dapat memberikan hak publik untuk menggunakan sebagian ruas jalan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia dan MH Thamrin, mengingat banyak gedung dan masyarakat yang sehari-hari melewati jalan tersebut.


"Tentu banyak hal yang bisa terjadi pada pelaksanaan Pemilu mendatang, termasuk pada objek vital terkait Pemilu. Aksi kekerasan, demonstrasi, dan huru-hara sangat mungkin terjadi. Apalagi, tensi politik pada saat hari pemungutan dan penghitungan suara dirasakan semakin meningkat," kata Muhammad dalam rilisnya, Jumat (7/2).

Muhammad mengatakan, pengamanan tersebut dilakukan, mengingat gedung Bawaslu yang juga berada di Jalan MH. Thamrin, merupakan salah satu objek vital Pemilu 2014 yang harus dilindungi. Pengamanan ini bukan permintaan dari Bawaslu RI melainkan program dan agenda Polri, dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk melindungi dan mengamankan objek-objek vital Pemilu 2014.

Gedung Kantor Bawaslu sebagai salah satu institusi penyelenggara Pemilu merupakan objek vital pengamanan Pemilu 2014, selain gedung KPU dan Mahkamah Konstitusi (MK). Oleh karena itu, semua teknis simulasi pengamanan dalam Pemilu dan langkah strategis dalam pengamanan Pemilu diserahkan sepenuhnya kepada Kepolisian.

"Bawaslu hanya memfasilitasi dan mendukung langkah-langkah Polri dalam pengamanan Pemilu 2014," tandas Muhammad. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya