Berita

Mantap, Debat Capres Konvensi Rakyat Bisa Didengar Dimana Saja

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 17:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Debat Calon Presiden Konvensi Rakyat putaran ketiga yang akan diselenggarakan di Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, pada hari Minggu, (9/2) mendatang bisa didengar dimana saja.

Lewat radio streaming beralamat di www.radioperubahan.net, yang menyiarkan secara langsung acara debat mulai pukul 09.00 sampai 13.00 WITA, memungkinkan semua lapisan masyarakat mendengar melalui gadget, I phone, blackberry, android dimana saja berada.

"Pokoknya asal ada akses internet, bisa didengarkan walaupun sedang melakukan aktifitas apa saja," ujar pimpinan produksi Radio Perubahan, Shinta Muliasari, sesaat lalu (Kamis, 6/2).


Dia mengakui, pihaknya memang bekerja sama dengan Sekretaris Komite Konvensi Rakyat untuk menyebarluaskan semua kegiatan debat Capres di berbagai kota agar bisa didengar secara langsung oleh masyarakat luas.

"Bagi pemancar radio/broadcast lain yang ingin me-relay dipersilahkan tidak dikenakan biaya apapun," lanjut Shinta menjelaskan.

Debat Capres Konvensi Rakyat ini akan diikuti tujuh peserta yaitu. Yaitu, Menteri Perekonomian era Pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra, Rektor Universitas Islam Eropa Sofjan Siregar,  Bupati Kutai Timur Isran Noor, aktivis senior Tony Ardi, pengusaha Ricky Sutanto dan tokoh perempuan Anni Iwasaki.

Dua putaran sebelumnya digelar di Surabaya dan Medan. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya