Berita

Politik

Akbar Tanjung: Konvensi Rakyat Meningkatkan Kualitas Demokrasi

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 17:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Konvensi Nasional yang dimaksudkan sebagai upaya menghadirkan calon-calon pemimpin yang akan menduduki jabatan-jabatan penting dalam politik melalui proses seleksi kepemimpinan nasional yang terbuka dan demokratis, perlu ditradisikan dan dilembagakan. Melalui mekanisme konvensi diharapkan calon pemimpin yang terpilih memiliki kualifikasi terbaik, karena masyarakat telah mengetahui rekam jejak, pengalaman dan kemampuan kepemimpinannya.

Begitu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, di Jakarta (Kamis, 6/2), berkaitan dengan agenda Debat Capres Konvensi Rakyat yang akan diselenggarakan di kota Balikpapan, Minggu (9/2) mendatang. Rencananya, Akbar Tanjung yang juga tokoh senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), akan menjadi Panelis dalam Debat Capres putaran ketiga Konvensi Rakyat 2014 itu.

Menurut Akbar, dirinya sangat mengapresiasi Konvensi Rakyat yang digagas KH Salahuddin Wahid dan para tokoh masyarakat ini. Pendidikan politik melalui Konvensi Rakyat dinilainya dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.
"Penyelenggaraan Konvensi Rakyat ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan partisipasi nyata dalam proses mempersiapkan pemimpin bangsa," katanya.

"Penyelenggaraan Konvensi Rakyat ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan partisipasi nyata dalam proses mempersiapkan pemimpin bangsa," katanya.

Akbar mengakui, dalam sebuah sistem politik yang terbuka dan demokratis, upaya untuk mencari calon-calon pemimpin bangsa tentu saja tidak semata-mata menjadi tanggung jawab partai-partai politik. Baginya, kewajiban itu merupakan tanggung jawab bersama sebagai anak bangsa. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya