Berita

bambang widjojanto

Pasang Badan, Bambang Widjojanto Dinilai Sudah Jadi Pengacara Ibas

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 16:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bambang Widjojanto dinilai sudah bertindak sebagai pengacara Edhie Baskoro Yudhoyono. Hal ini terkait penegasan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi menanggapi desakan pemeriksaan Sekjen DPP Partai Demokrat yang akrab disapa Ibas tersebut.

Demikian disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Kamis, 6/2).

"Itu artinya, Bambang ini sudah jadi pengacara Ibas. Kebiasaan pengacara itu kan bantah-membantah, bukti belakangan. Sekarang, Bambang sudah kembali ke profesi awalnya, jadi pengacara. Pengacara siapa? Pengacara Ibas," jelas Boyamin.


Menurutnya, sebagai Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto mestinya lebih diplomatis dalam memberikan tanggapan. Bukan serta merta membantah, apalagi menyederhanakan masalah. Terlebih, Anas Urbaningrum sebenarnya sudah menyampaikan dugaan keterlibatan Ibas ke penyidik KPK.

"Mestinya dia kan bisa jawab dengan diplomatis, standar, dan persuasi sebagai pimpinan KPK. Misalnya, kami sedang mendalami itu, memverifikasi. Tidak langsung membantah. Abraham Samad juga dulu langsung membantah pernyataan Yulianis. Sama, dia juga pengacara Ibas," demikian Boyamin.

Tadi malam Bambang menjelaskan, sebagai Ketua Steering Comitte (SC) Kongres Demokrat tak cukup kuat untuk memeriksa Ibas. Menurutnya, untuk memeriksa saksi atau tersangka sederhana. Kalau memang orang itu disebutkan ada peran, pemeriksaan pasti akan dilakukan untuk membuktikan seseorang ini terlibat atau tidak.

"Simpel banget. Cuma kalau keterangannya bahwa Ibas adalah SC, itu kan semua orang juga sudah tahu, apa lagi yang dipersoalkan soal itu," jelasnya. (Klik: BW: Semua Orang Tahu Ibas Ketua SC, Kenapa Dipersoalkan?)

Sementara sebelumnya pengacara Anas, Adnan Buyung Nasution menegaskan, kliennya sudah membuka sedikit mengenai Ibas.  "Nama Ibas sudah disebut oleh Anas. Pokoknya semua dalam Kongres Partai Demokrat tahun 2010," tegas Buyung. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya