Berita

natalius pigai/net

Nusantara

Komnas HAM Selidiki Kasus Pembuangan Pasien Lansia

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 12:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM) akan melakukan investigasi terkait kasus pembuangan pasien lanjut usia oleh petugas rumah sakit di Lampung.

Sebelumnya, pemberitaan tentang pembuangan pasien itu menyulut kemarahan masyarakat dan para anggota DPR. Pemerintah dianggap harus ikut bertanggungjawab dalam perkara amoral itu.

Ketua Sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran HAM Komnas HAM RI, Natalius Pigai, dalam kiriman rilisnya menyatakan, dugaan pembuangan pasien bernama Suparman itu oleh Rumah Sakit Umum Daerah Lampung (RSUD) Dadi Tjokrodipo, Bandar Lampung akan diselidiki.


"Soal kasus pembuangan pasien lansia di jalan raya hingga meninggal, Komnas HAM memutuskan pemantauan dan penyelidikan langsung di lapangan," terangnya, Kamis (6/2).

Hari ini, Komnas HAM akan mendatangi RSUD dan bertemu dengan Direktur Rumah Sakit. Besok, Komnas HAM akan mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Bandar Lampung.

Komnas HAM ingin memastikan bahwa sesuai dengan instrumen hukum HAM, Hak Ekosob yang diratifikasi di Indonesia melalui UU No. 11 tahun 2005 maupun UU HAM No. 39 tahun 1999 maka pemerintah mempunyai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan HAM, termasuk kebutuhan atas pelayanan kesehatan, dan rakyat berhak mendapatkan pelayanan kesehatannya.

"Seandainya pihak rumah sakit terbukti membuang pasien maka merupakan sebuah pelanggaran HAM," tegasnya.

Kasus pembuangan pasien jompo itu mulai ditindaklanjuti oleh Pemerintan Bandar Lampung. Dikabarkan,  Wali Kota Bandar Lampung mengeluarkan SK pembebastugasan bagi dua pejabat Rumah Sakit Dadi Tjokrodipo. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya