Berita

Michael McFaul/net

Dunia

Dubes AS untuk Rusia Mengundurkan Diri

KAMIS, 06 FEBRUARI 2014 | 05:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dutabesar Amerika Serikat untuk Rusia, Michael McFaul, mengundurkan diri setelah dua tahun bertugas di negeri beruang merah itu. McFaul dikenal sebagai diplomat yang kerap bersuara lantang dan tak segan-segan terlibat konflik dengan Kremlin.

Tak hanya mundur dari jabatannya sebagai dubes AS di Rusia, McFaul juga disebutkan akan hengkang dari pemerintahan Obama.

Pengunduran diri dini McFaul ini dikonfirmasi jurubicara Kedubes AS di Moskow.


Di laman blog pribadinya, McFaul mengatakan, ia mengundurkan diri karena ingin berkumpul dengan keluarganya di Kalifornia.

"Setelah lebih dari lima tahun bekerja di pemerintahan Obama, kini saatnya (saya) pulang," tulis McFaul.

Mantan gurubesar Stanford University itu mulai bertugas sebagai DUbes AS untuk Rusia pada 10 Januari 2012. Sebelum bertugas sebagai dutabesar, McFaul membantu membina kembali hubungan kedua negara setelah Vladimir Putin meninggalkan Kremlin di tahun 2008. Hubungan Moskow dan Washington kembali memanas setelah Putin memperpanjang masa jabatannya untuk periode ketiga di tahun 2012.

Sejumlah analis, seperti diberitakan AFP, memperkirakan pengunduran diri itu berkaitan dengan permintaan Rusia agar McFaul mengurangi sikap kritismenya pada Rusia.

Ketika baru seminggu bertugas di Moskow, McFaul menggelar pertemuan dengan kelompok anti-Putin.

"McFaul menyinggung banyak pihak di lingkaran pengambil kebijakan kami," ujar pengamat luar negeri Maxim Yusin.

"Dia rentan karena dia bukan diplomat karier, melainkan ilmuwan politik dan politisi. Dia menjalin hubungan dengan oposisi dan itu dipandang jelek," kata Yusin lagi.

Dari Washington disebutkan bahwa Presiden Obama memandang positif pekerjaan McFaul sebagai dutabesar.

"Mike tidak kenal lelah membela nilai-nilai universal yang dipercaya Amerika Serikat, merangkul masyarakat sipil dan mengakui hak setiap suara untuk didengarkan," demikian disampaikan Obama. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya