Berita

Laporan TTRM ke Presiden, Gunung Padang Bukti Prasejarah Nusantara Terpenting di Dunia

RABU, 05 FEBRUARI 2014 | 17:47 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tim Katastrofi Purba dan Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) sudah melaporkan hasil riset sementara mengenai ruang bawah tanah situs megalitikum Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ruang bawah tanah (chamber) di bawah situs Gunung Padang akan menjadi bukti pra-sejarah Nusantara yang terpenting di Dunia," ujar inisiator TTRM, Andi Arief, menjelaskan kesimpulan laporan TTRM kepada Presiden, sesaat tadi (Rabu, 5/2).

Laporan disampaikan TTRM kepada Presiden dalam bentuk tulisan. Laporan ini merupakan rangkaian keempat laporan TTRM kepada Presiden, yakni pertama di Rumah Cikeas pada tanggal 18 Februari 2011, tanggal 6 Juni 2011 di Wisma Negara, dan terakhir 18 Mei 2013 di Istana negara. Di luar itu, TTRM sudah 12 kali menyampaikan paparan di forum ilmiah nasional maupun internasional.


Selain akan mejadi bukti sejarah, tambah Andi Arief, hasil riset sementara TTRM juga menyimpulkan bahwa ruang bawah tanah Gunung Padang menjadi saksi sejarah timbul dan tenggelamnya peradaban sejak zaman es.

"Kesimpulan sementara riset juga sekaligus pembuktian hipotesis bahwa bencana katastrofi dapat me-reset populasi dan peradaban manusia seperti halnya bencana banjir Nabi Nuh dalam Kitab-kitab suci," demikian Andi Arief, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya