Berita

Politik

Sebaiknya Gita Wirjawan Pupus Ambisinya Nyapres

SELASA, 04 FEBRUARI 2014 | 14:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gita Wirjawan harus bertanggung jawab atas kisruh impor beras yang terjadi belakangan ini. Kisruh impor beras yang muncul antara lain karena kesamaan kode impor untuk beras premium dan medium serta kecerobohan petugas di lapangan yang tidak memeriksa barang masuk sesuai perizinan merupakan tanggung jawab Gita selaku Menteri Perdagangan.

"Menurut saya Gita Wirjawan harus bertanggung jawab atas kisruh impor beras. Itu semua tanggung jawab dia," ujar Wakil Ketua Indonesian Human Right Commitee and Social Justice, Ridwan Darmawan dalam pesan elektroniknya kepada redaksi (Selasa, 4/2).

Keputusan Gita mundur dari posisi Menteri Perdagangan karena ingin fokus mengikuti Konvensi Capres Demokrat bukanlah sikap seorang pemimpin yang sedang dinantikan rakyat.


Masyarakat, kata Ridwan, akan lebih apresiatif jika Gita mundur karena ketidaksanggupannya menyelesaikan kisruh impor beras, disertai dengan permintaan maaf kepada seluruh rakyat khususnya para petani yang selama ini dirugikan dengan masuknya beras impor di pasar-pasar. Karena itu sudah semestinya Gita memupus ambisinya menjadi RI 1.

"Selesaikan dulu problem utama rakyat terutama yang menjadi tanggung jawabnya sebagai Mendag," imbuh Ridwan.

Impor beras sudah menjadi problem tahunan bagi petani kita. Keputusan pemerintah mengimpor beras jelas merugikan petani. Dan petani, kata Ridwan, di hadapkan pada kebingungan yang sama setiap ketemu dengan kebijakan impor beras, yakni saling lempar tanggung jawab diantara Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan dan Bulog.

"Kejadian hari-hari ini juga sama, semua lempar tanggung jawab," demikian Ridwan.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya